Pages

Pages - Menu

Wednesday, May 11, 2016

PEMROGRAMAN DELPHI DENGAN CONTOH KASUS

            Dalam penerapan pemrograman Delphi tidaklah lepas dari Teori maupun Praktek serta beberapa Contoh kasus yang sering dihadapkan pada kehidupan sehari-hari. Sebelum melakukan kegiatan praktek ada kalanya kita harus mengetahui bagian – bagian dari program itu sendiri, namun dalam hal ini saya hanya membahas sedikit bagian-bagian yang terkandung dalam komponen pallete.


   *Jendela Objeck Interview adalah jendela yang berisi seluruh nama objeck yang digunakan dalam proyek. 

Gambar 1.0 Jendela Objeck  Interview
*    *Jendela Objeck Inspector adalah jendela yang berfungsi untuk merubah segala kejadian pada suatu objeck.
Gambar 2.0 Jendela Objeck Inspector

    *Jendela form adalah jendela yang merancang antarmuka / Objek (tampilan yang dihadapi ketika program dijalankan).
Gambar 3.0 Jendela Form
·         Componen Pallete yaitu jendela yang berisi komponen-komponen Objeck yang diletakkan pada formulir.

Gambar 4.0 Componen Pallete
CONTOH KASUS 
PENGGUNAAN  IF… THEN… ELSE

Ø  Buatlah Program Nilai Akhir Mahasiswa dengan menggunakan Procedure IF..THEN..ELSE ,dengan ketentuan :
§  Nilai Absen =10%
§  Nilai Tugas = 15%
§  Nilai UTS = 25%
§  Nilai UAS = 50%
À      Saat pertama kali membuka Delphi  akan tampak tampilan yang berupa form yang mana form tersebut adalah area untuk bekerja. Lihat gambar dibawah ini.
À  Setelah memperhatikan komponen-komponen pallete maka anda dapat memberikan Label (berupa keterangan).edit(data yang akan diimput) dan Button merupakan bagian dari pemrosesan kode  program agar program dapat berjalan (Run)

À      Kemudian buatla nama nam program yang hendak dijalankan baik dari label,Edit maupun tabel
À    Catatan kecil: Untuk mengubah nama Label,Button maupun edit diambil dari Caption pada objeck Inspecktor
À     
Untuk mengubah ukuran,warna, jenis huruf maupun ketebalannya dapat dilihat dari Objeck Inspecktor pada property ( font ), tetapi terlebih dahulu aktifkan Edit,Label maupun button yang hendak diubah.

*Setelah kita menyusun kata perkata yang ada pada label,Edit maupun button,kemudian kita klik button proses. Button proses adalah otak dari setiap kode program yang hendak dijalankan.Berikut tampilan awal yang muncul (klik button proses 2kali).
Pada button proses masukkan  data yang akan diimput maupun data yang akan di proses
Contoh:
Var
nabsen,ntugas,nuts,nuas:integer;
nhuruf:char;
nakhir:real;
begin
nabsenstrtoint(edit1.text);
ntugasstrtoint(edit2.text);
nutsstrtoint(edit3.text);
nuasstrtoint(edit4.text);
begin
if (nakhir > = 80) and (nakhir <= 100) then
nhuruf’A’
else
if (nakhir > = 70) and (nakhir <= 89) then
nhuruf’B’
else
if (nakhir > = 60) and (nakhir <= 69) then
nhuruf’C’
else
if (nakhir > = 50) and (nakhir <= 59) then
nhuruf’D’
else
if (nakhir > = 40) and (nakhir <= 49) then
nhuruf’E’
else
if (nakhir > = 0) and (nakhir <= 39) then
nhuruf’F’
end;
edit5.textnhuruf;
edit6.textfloattostr(nakhir);
end;
end.



À      maka akan tampak seperti yang ada pada gambar dibawah ini;
À      Untuk mengaktifkan Button Close (klik Button close dua kali) masukkan kode programnya.
Contoh:
Procedure……
Begin
   Close;
End;
End.
À      Berikut tampilan yang akan tampak pada Button New data
À      Setelah listing  program selasai maka program dapat di jalankan (RUN) dan inputlah nilai absen,tugas,uts dan uas kemudian  klik button Proses maka akan tampak tampilan sebagai berikut:
À      Jika anda mengklik Button New Data maka data yang anda imput akan di hapus guna untuk mengimput data baru. Berikut tampilan interfacenya;

Demikianlah Artikel Saya, Semoga Bermanfaat Untuk Kita Semua!!!

0 comments:

Post a Comment